Bahaya Skimming yang Mengancam Para Nasabah Bank

Skimming

Photo by Jake Allen on Unsplash

Modus kejahatan skimming seringkali menjadi momok bagi para nasabah bank apapun serta pada manapun. Skimming ialah metode pencurian data yang menggunakan alat khusus, yaitu skimmer. Cara kerjanya dengan menyalin atau menduplikasi data strip magnetik di kartu ATM atau kredit. Modus tindak kejahatan ini acapkali terjadi di mesin EDC, ATM, dan kartu ATM yang menjadi instrumen untuk bertransaksi.

Pelaku beraksi dengan memodifikasi perangkat tadi. dari ketiga alat instrumen tadi, modus skimming biasanya mengincar pengguna ATM menjadi target pencurian. Adapun kerugian dialami koban skimming berupa kehilangan saldo secara tiba-tiba dengan riwayat jejak transaksi yang minim.

 

 

Apa itu skimming?
Skimming ialah metode pencurian data yang menggunakan alat khusus, yaitu skimmer. Arti skimming dalam bahasa Inggris ialah pembacaan sepintas. ad interim itu, indera skimmer ini umumnya berbentuk menyerupai mulut slot kartu ATM. Skimmer juga dilengkapi dengan spy camera yang berfungsi merekam tangan korban waktu sedang memasukkan kode PIN.

Skimming artinya tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin gosip yg terdapat di strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal. Skimming adalah jenis penipuan yang masuk ke pada metode phising. Metode ini dilakukan dengan cara mencuri data krusial orang lain. Kejahatan ini pertama kali teridentifikasi di 2009 silam pada Woodlands Hills, California.

Dalam skimming, pencurian data dilakukan dengan menyalin informasi yang tercantum pada strip hitam magnetik setiap kartu menggunakan cara memodifikasi hardware atau aplikasi alat pembayaran atau memakai alat khusus bernama skimmer.

Skimmer dibuat menyerupai mulut slot mesin ATM sehingga sulit buat mengidentifikasinya secara sekilas. ketika kartu dimasukan ke mesin ATM atau Electronic Data Capture (EDC), skimmer akan langsung merekam informasi dari kartu tadi.

Cara kerja skimmer ATM
Waktu kartu ATM dipakai di mesin ATM, skimmer akan membaca serta merekam data pada kartu ATM tersebut, baik strip magnetik juga PIN ATM korban. apabila data telah terekam, pelaku akan mendapatkan seluruh data yang diperlukan.

Dengan begitu, pelaku dapat melakukan transaksi tanpa sepengetahuan korban. Metode pembobolan rekening ini agak sulit dideteksi. oleh karena itu, dengan mengetahui cara kerja skimming, masyarakat bisa lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi via kartu ATM.

Cara Menghindari Skimming
Kendati licik serta sulit untuk diidentifikasi, terdapat beberapa cara yg bisa dilakukan agar terhindar dari muslihat pelaku skimming, yaitu:

  • Pastikan tidak ada kejanggalan pada mesin ATM atau EDC.
  • Periksa verbal ATM serta pastikan tidak ada benda asing apa pun.
  • Usahakan lakukan transaksi pada mesin ATM yang dijaga ketat, seperti dilengkapi dengan pencahayaan, CCTV, dan satpam.
  • Usahakan lakukan transaksi di ATM kantor cabang resmi bank penerbit ATM Anda.
  • Jangan memberi isu kartu ke sembarang orang atau menandatangani slip transaksi kosong.
  • Buatlah nomor PIN menggunakan kombinasi nomor yang kuat dan lakukan pengubahan PIN secara terjadwal.
  • Bertransaksi secara cardless atau transaksi online melalui mobile banking dan sebagainya.

Selain cara pada atas, Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan ketentuan terkait migrasi kartu ATM berasal teknologi pita magnetik ke chip yang berlaku secara keseluruhan. sinkron ketentuan tersebut, kartu ATM pita magnetik tak lagi dapat digunakan buat bertransaksi di mesin ATM maupun EDC.

Terlanjur Kena Skimming? Lakukan Ini!
Walaupun telah ekstra hati-hati, terdapat kalanya nasib sial tiba menghampiri. Bila terlanjur kena skimming, jangan panik, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Laporkan kejadian yang dialami ke call center resmi bank Anda.
  • Pihak bank akan memblokir kartu ATM yang terlanjur kena skimming sehingga tak dapat disalahgunakan pelaku.
  • Pihak bank akan menelusuri apa yang terjadi pada transaksi di rekening serta memastikan apakan memang terjadi skimming atau tidak.
  • Jika memang terbukti nasabah telah menjadi korban skimming, pihak bank akan mengambil langkah selanjutnya sesuai kebijakan masing-masing.