

Photo by Robert Bye on Unsplash
Manfaat olahraga bersepeda tidak hanya sekadar buat rekreasi atau sebagai alat transportasi, tetapi juga baik bagi kesehatan tubuh. Dengan bersepeda secara rutin, Anda bisa terhindar dari berbagai masalah kesehatan, mulai dari stres hingga serangan jantung.
Bersepeda merupakan salah satu pilihan olahraga yang simpel dan praktis dilakukan. Hal inilah yang menjadikan sepeda sebagai olahraga favorit berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Olahraga ini juga tidak membebani otot atau persendian, sehingga aman dilakukan. Dengan bersepeda minimal 30 menit setiap harinya, Anda pun mampu memperoleh berbagai manfaat yang baik buat kesehatan tubuh.
Bersepeda adalah salah satu olahraga favorit, selain joging dan berlari. Anda saat ini bisa lebih merasa aman ketika bersepeda karena sudah ada sejumlah jalur khusus sepeda. tetapi, apakah Anda tahu apa saja manfaat bersepeda bagi kesehatan? Jika belum tahu, simak ulasan berikut ini.
Manfaat Bersepeda bagi Kesehatan
Bersepeda merupakan olahraga yang relatif ringan sehingga cocok buat pemula, penyandang obesitas, dan orang-orang yang rentan mengalami cedera. Meskipun ringan, bukan berarti kegiatan fisik ini tidak berguna.
Bersepeda artinya opsi low-impact exercise, yakni jenis olahraga yang umumnya direkomendasikan bagi orang yg baru mulai berolahraga, obesitas, atau rentan mengalami cedera. Olahraga ini mudah Anda lakukan dan minim risiko cedera. Jika selama ini Anda sudah sering atau baru mulai berolahraga, Anda perlu mengetahui apa saja manfaat bersepeda buat kebugaran jasmani seperti berikut ini
1. Mengendalikan berat badan
Salah satu manfaat bersepeda ialah mengendalikan atau menurunkan berat badan. Olahraga ini mampu meningkatkan metabolisme, membentuk otot, dan membakar lemak tubuh. Supaya Anda bisa menerima hasil efektif, pastikan pengeluaran energi lebih besar dari asupannya. Bila mencoba buat menurunkan berat badan, Anda perlu mengombinasikan bersepeda menggunakan pola makan sehat dan seimbang.
Banyaknya kalori terbakar ketika bersepeda akan bergantung pada durasi, jeda, dan kecepatan Anda ketika bersepeda.
2. Mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah
Bersepeda menjadi olahraga kardio bisa merangsang serta memperbaiki kesehatan jantung, paru-paru, sirkulasi darah, serta membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Manfaat bersepeda juga termasuk membantu menguatkan otot jantung serta mengurangi kadar lemak pada darah. Memasukkan kegiatan bersepeda ke pada olahraga harian bisa membantu mencegah risiko tekanan darah tinggi (hipertensi).
Sebuah studi dari British Journal of Sport Science Medicine menemukan bahwa berolahraga dengan intensitas tertentu bisa memperbaiki hipertensi. Dampak yang ditimbulkan sama seperti ketika orang tersebut mengonsumsi obat resep. Walaupun begitu, tetap konsultasikan ke dokter buat mendapatkan saran medis terbaik.
3. Mengurangi risiko kanker
Jika Anda mempertahankan asupan makanan sehat dan seimbang, disertai bersepeda secara teratur, ke 2 hal tersebut akan membantu Anda dalam mengurangi risiko kanker. Sebuah studi terbitan Journal of American Medical Association (JAMA) menunjukkan bahwa orang yang mempunyai tubuh bugar hingga usia tua memiliki risiko lebih rendah buat mengidap kanker paru dan kanker kolorektal.
Sementara bagi penderita kanker dalam masa pemulihan, bersepeda dapat mengurangi efek samping dari pengobatan kanker serta meningkatkan kualitas hidup secara holistik.
4. Menghindari diabetes
Kurang aktivitas olahraga menjadi salah satu faktor risiko penyebab diabetes. Bersepeda secara rutin merupakan salah satu cara yang mampu Anda lakukan untuk mengurangi risiko serta mengelola kondisi diabetes.
Menghindari gaya hidup yang malas bergerak, salah satunya dengan bersepeda lebih dari 30 menit per hari bisa membantu Anda menurunkan risiko terkena diabetes serta penyakit lainnya.
5. meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi
Menjaga postur tubuh Anda tegak selama bersepeda dapat membantu meningkatkan kekuatan, keseimbang, dan koordinasi tubuh secara holistik. Keseimbangan yang meningkat sebagai salah satu manfaat bersepeda bisa mencegah risiko jatuh dan patah tulang.
Meskipun tidak secara langsung mengurangi risiko, bersepeda adalah bentuk latihan yang ideal bagi penderita osteoarthritis. Pasalnya, manfaat bersepeda bisa memberikan tekanan sedikit pada persendian.
6. Merawat persendian tubuh
Dr. Safran-Norton dari Harvard Health Publishing menyarankan bersepeda buat penderita nyeri sendi dan kekakuan tubuh bagian bawah yang berkaitan dengan usia. Olahraga ini tetap bisa Anda lakukan dengan intensitas sedang hingga tinggi, tanpa khawatir membebani sendi. ketika duduk pada jok sepeda, Anda akan meletakkan beban pada sepasang tulang panggul yang disebut tuberositas iskia.
Bersepeda berbeda dengan berjalan atau jogging di mana Anda lebih banyak meletakkan beban di kaki sehingga lebih rentan memicu cedera.
7. Memperbaiki gangguan kesehatan mental
Manfaat bersepeda serta aktivitas fisik lainnya bisa membantu tubuh Anda membuat lebih banyak hormon dopamin. Hormon dopamin berfungsi meningkatkan rasa bahagia sehingga bisa meredakan perasaan stres, depresi, serta gangguan kecemasan Anda alami.
Sebuah studi mengungkapkan pesepeda lebih sedikit mengalami gangguan kesehatan mental dibanding olahraga lain, mirip senam aerobik atau gym, termasuk di mereka yang tidak melakukan kegiatan fisik sama sekali.
8. Mencegah risiko penyakit Parkinson
Manfaat bersepeda salah satunya menangkal berbagai penyakit, termasuk penyakit Parkinson. Journal of the American Medical Association menerbitkan sebuah studi buat meneliti hubungan antara aktivitas fisik di tingkatan tertentu dengan risiko penyakit Parkinson.
Berolahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi mampu menurunkan risiko penyakit Parkinson pada pria. Berdasarkan hal ini Anda tentunya wajib menyesuaikan kecepatan, durasi, dan jarak tempuh buat membantu Anda mengurangi risiko penyakit ini.
9. Membantu memperpanjang usia
Olahraga intensitas tinggi yang bisa Anda peroleh dengan bersepeda memiliki manfaat buat mencegah penuaan hingga ke tingkat sel. Aktivitas fisik berat bisa menaikkan kapasitas serta fungsi mitokondria sehingga membuat Anda lebih awet muda. Melakukan olahraga rutin juga bisa mengurangi risiko kematian dini, sekaligus memperpanjang usia.
Survei terhadap pesepeda Tour de France mengungkapkan usia mantan pesepeda rata-homogen sampai 81,5 tahun, lebih tinggi 17 persen berasal homogen-homogen populasi awam yg hanya 73,5 tahun.
Pastikan mengikuti tips safety bersepeda buat mencegah risiko cedera, bahkan kecelakaan yg tentu Anda tidak inginkan.
Anda perlu melakukan secara rutin, dan imbangi menggunakan pola makan sehat dan menghindari norma buruk buat mendapatkan manfaat bersepeda sepenuhnya.